coba nanya langsung ke Pak Budi Rahardjo bang. . Kalo saya baca di beberapa blog, kegiatannya masih ada, semacam sharing teknologi gitu, cuma tidak tahu langkah-langkah dan ide besarnya akan terbawa kemana. Btw, mau bergabung dengan BHTV kah?
Posting ini sebenernya lebih bernada “ironical question”, Mir =) Duuh, sedihnya bangsaku, cuman bisa membuntut sahaja kepada orang-orang barat itu. Padahal ndak semuanya bisa dibuntuti, he he
hmm… berarti masalahnya adalah harus bisa pilih2 mana yang bisa (cocok) ditiru & yang ga bisa. kayanya tentang tiru meniru ini kita harus tanya ama negara tetangga kita =D
@amir: Bagusnya, ya mari kita pikirkan bersama… problem kayak beginian ga bisa dipecahkan hanya dengan satu kepala
@dani: Pada prinsipnya setuju. Yang perlu tetap diingat adalah that every problem is unique, dan setiap solusi harus diciptakan dengan cara yang unik juga.
coba nanya langsung ke Pak Budi Rahardjo bang.
. Kalo saya baca di beberapa blog, kegiatannya masih ada, semacam sharing teknologi gitu, cuma tidak tahu langkah-langkah dan ide besarnya akan terbawa kemana. Btw, mau bergabung dengan BHTV kah?
Posting ini sebenernya lebih bernada “ironical question”, Mir =) Duuh, sedihnya bangsaku, cuman bisa membuntut sahaja kepada orang-orang barat itu. Padahal ndak semuanya bisa dibuntuti, he he
ohooo…nice, ada usul bagusnya gimana?
hmm… berarti masalahnya adalah harus bisa pilih2 mana yang bisa (cocok) ditiru & yang ga bisa. kayanya tentang tiru meniru ini kita harus tanya ama negara tetangga kita =D
@amir: Bagusnya, ya mari kita pikirkan bersama… problem kayak beginian ga bisa dipecahkan hanya dengan satu kepala
@dani: Pada prinsipnya setuju. Yang perlu tetap diingat adalah that every problem is unique, dan setiap solusi harus diciptakan dengan cara yang unik juga.